“Mah, ayo kita ke doktey gigi.. Gigi Abang cakit..” Bolak-balik si Athallah, anak saya, bilang ke Mamah-nya seperti itu sambil lesu tidak bergairah (mungkin nahankan sakit jadi pendiem). Kami semula fikir ini si Abang asal ngomong aja. Apa mungkin dia … Continue reading